Peristiwa

Gunakan Shabu, Seorang Perangkat Desa Ditangkap Polisi

Polri
Polri

Nganjuk  РNasib kurang beruntung kali ini menimpa MA (38), seorang perangkat desa asal Desa Pesudukuh, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. MA ditangkap petugas Kepolisian Resor Nganjuk karena tertangkap tangan menggunakan shabu shabu.

“Kami dapat informasi dari masyarakat adanya warga yang menggunakan narkotika, dan setelah kami selidiki, informasi itu benar. Kami juga menahan mereka saat menggunakan barang terlarang itu,” kata Kepala Sub-Bagian Hubungan Masyarakat Polres Nganjuk AKP Bambang Sutikno di Nganjuk, Kamis (19/9).

MA ditahan bersama dua rekannya yaitu PA (56) warga Desa Kerep Kidul, Kecamatan Bagor dan seorang perempuan ET (45) asal Kelurahan Kedondong, Kecamatan Bagor. ET merupakan pengedar barang terlarang itu.

Pihaknya mengatakan, para pelaku diketahui mengunakan shabu shabu di dua tempat yang berbeda.

Dari hasil pemeriksaan polisi mendapatkan informasi bahwa shabu shabu tersebut dibeli dari ET. Saat tes urine pun, ternyata positif menggunakan narkotika.

AKP Bambang mengatakan, PA pernah terlibat dalam narkotika, dan ia baru saja keluar dari tahanan. Pihaknya sudah lama mencurigai aksi pelaku, sehingga polisi kembali menahannya karena kepemilikan narkotika.

Ia juga mengatakan, berhasil menyita sejumlah barang bukti narkotika jenis shabu-shabu itu diantaranya alat hisap atau bong yang terbuat dari bola lampu yang masih ada sisa shabu-shabu, dua plastik, satu botol minuman suplemen, korek api, serta sejumlah barang bukti lain.

Seluruh barang itu saat ini diamankan di kantor Polres Nganjuk, sebagai barang bukti. Polisi juga masih menahan para pelaku, untuk pemeriksaan lebih lanjut.(Ant)