Peristiwa

Gubernur Jateng Minta Pengguna Dan Pengedar Napza Didor Saja

Semarang – Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Bibit Waluyo, menyatakan kegeramannya pada peredaran NAPZA di Jawa Tengah. Ungkapan itu disampaikan dalam rapat kerja di Mapolda Jawa Tengah, Kamis (27/1) lalu.

“Pengedar dan pengguna narkoba didor saja agar ada efek jera dan narkoba bisa diberantas,” ujar Bibit dalam pertemuan tersebut.

Rapat kerja tersebut dihadiri oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Edward Aritonang, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Langgeng Sulistyono, Kepala Kejaksaan Tinggi Jateng Widyopramono, Kepala Pengadilan Tinggi Jateng Sarehwiyono.

Menurut Bibit, tindakan yang dilakukan oleh pihak kepolisian dalam menangani kasus NAPZA selama ini kurang tegas.

“”Upaya pemberantasan yang dilakukan masih kurang memberikan efek jera kepada pengguna dan gembong narkoba,” ujar Bibit seperti dilansir beberapa media di Semarang.

Menanggapi pernyataan Gubernur Jateng tersebut, Kapolda Jateng Inspektur Jenderal Edward Aritonang mengemukakan bahwa bisa saja pengedar dan pengguna narkoba ditembak. Namun, kata Edward, penembakan itu tak bisa gegabah dilakukan karena harus sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

“Kami akan meningkatkan operasi narkoba di seluruh wilayah Jawa Tengah,” lanjut Edward.(IH)