Berita Nasional

Gubernur Bali: Bali Jadi Target Perdagangan Narkotika Internasional

Denpasar – Provinsi Bali telah menjadi salah satu target pasar potensial perdagangan narkotika internasional. Padahal sebelumnya Bali hanya menjadi tempat transit perdagangan narkotika internasional.

Kondisi ini terbukti dengan semakin sering tertangkapnya warga negara asing yang menyelundupkan narkotika ke Bali melalui Bandara Internasional Ngurah Rai Bali.

Kepada NapzaIndonesia.com, Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, menyatakan perdagangan narkotika dari luar negeri semakin marak di Bali karena harga narkotika lebih mahal ketika diperdagangkan di Bali dari pada di negara narkotika tersebut berasal.

“Ini karena untungnya besar sekali, di Iran itu ekstasi sekilo hanya 50 juta, kalau disini bisa 2 milyar” ujar Gubernur Bali, saat ditemui di Denpasar, Rabu (19/11) siang.

Made Mangku Pastika menegaskan memang sangat sulit untuk melawan perdagangan narkotika internasional. Sehingga Bali sangat membutuhkan bantuan interpol dan kerjasama dengan negara-negara di dunia.(Mul)