Berita Berita Internasional

Gray Line Sediakan Paket Wisata Krisis NAPZA di Perbatasan AS-Meksiko

Gray Line Tour

Nogales – Ditengah hiruk pikuk debat nasional tentang dampak buruk imigran gelap dan penyelundupan NAPZA sepanjang perbatasan AS-Meksiko, seorang pensiunan bernama Edgar King (82) memutuskan untuk melihat dari dekat apa yang terjadi di wilayah tersebut.

“Saya sangat banyak mendengar kisah-kisah tentang perbatasan AS-Meksiko, dan saya harus melihatnya dengan mata kepala saya sendiri,” ungkap King yang mengikuti tur sehari di perbatasan AS-Meksiko bersama istrinya Suzette.

Pasangan ini hanya salah satu diantara para peserta tur “Krisis Perbatasan: Fakta atau Fiksi“, yang diselenggarakan oleh perusahaan tur Gray Line yang berbasis di Tucson. Tur ini bertujuan menunjukkan secara langsung  pada para peserta apa yang terjadi sepanjang perbatasan AS-Meksiko.

Dengan biaya 89 dolar AS atau sekitar 750 ribu rupiah, para peserta tur dipertemukan dengan situasi seputar penanggulangan perdagangan manusia dan penyelundupan NAPZA. Mereka melihat secara langsung ketika polisi menahan ratusan imigran gelap, dan menyita berton-ton narkotika.

Peserta tur dengan diajak mengunjungi pos polisi perbatasan di Nogales, dimana kota Sonora, Meksiko terlihat dengan jelas. Mereka menyaksikan bagaimana polisi perbatasan memeriksa antrian kendaraan yang akan memasuki AS.

Joe Pisconski (69), seorang wisatawan dari Oro Valley menganggap tur ini sangat informatif dan membuka mata masyarakat AS atas masalah perdagangan manusia dan NAPZA yang selama ini belum mampu diatasi oleh AS dan Meksiko.(reu/YS)