Berita Internasional Berita Lembaga

Gories Mere: Ratusan WNI Terlibat Kasus Narkotika di Luar Negeri

Jakarta – Sebanyak 284 warga negara Indonesia (WNI) terlibat kasus narkotika di luar negeri. Mereka yang berada di beberapa negara ini divonis hukuman mati.

“Hingga saat ini tersangka WNI yang mendapat vonis hukuman mati di luar negeri akibat kasus narkoba sebanyak 284 orang,” ungkap Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Gories Mere dalam konferensi pers akhir tahun di Jakarta, Selasa (27/12).

Dari 284 orang tersebut 271 diantaranya berada di Malaysia dan 13 orang di China, ujarnya.

“Jumlah WNI yang ditahan di luar negeri karena terlibat dalam jaringan sindikat narkoba internasional adalah 501 orang,” ucap Gories.

WNI yang menjalani penegakan hukum di luar negeri terdapat di Malaysia sebanyak 390 orang, China sebanyak 35 orang, Hong Kong sebanyak 10 orang, Arab Saudi sebanyak sembilan orang, dan sisanya di Filipina sebanyak delapan orang.

Sedangkan Australia dan Peru masing-masing lima orang, Pakistan sebanyak empat orang, Amerika Serikat, India dan Thailand masing-masing tiga orang.

Sementara itu, Brasil, Ekuador dan Iran masing-masing dua orang, selanjutnya Argentina, Chili, Kamboja, Kanada, Kolombia, Srilanka dan Timor Leste masing-masing sebanyak satu orang.

“Sebagian besar WNI tersebut terlibat kasus narkoba dengan peran sebagai kurir narkoba antar negara,” papar Gories.

Mayoritas dari mereka adalah wanita, direkrut dengan cara ditawari pekerjaan di luar negeri, dijadikan teman dekat, diajak kerja sama di luar negeri, diajak berwisata ataupun menikah di luar negeri, ujarnya, menjelaskan. Namun, kemudian para wanita tersebut dititipi koper atau tas yang berisi narkoba, tanpa sepengetahuannya.

“Modus operandi lainnya adalah para TKW/TKI yang dipecat dari pekerjaannya di luar negeri, kemudian ditawari untuk membawa narkoba atau membawa tas yang tidak diketahui isinya ke negara lain dengan membawa imbalan uang,” ungkap Gories.(Ant/G)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *