Berita Nasional Kebijakan Nasional

Gories Mere: Pemerintah Perketat Perbatasan dan Pintu Masuk Indonesia

Kuta – Badan Narkotika Nasional (BNN) memastikan segera melakukan upaya peningkatan pengamanan lalu lintas di wilayah perbatasan Indonesia sebagai antisipasi peningkatan perdagangan psikotropika jenis amfetamin, dalam hal ini ekstasi ke Indonesia. Selain itu upaya razia dan penggeledahan akan lebih rutin dilakukan di bandar udara dan pelabuhan-pelabuhan di Indonesia.

Kepada NapzaIndonesia.com, Kepala pelaksana harian BNN, Gorries Mere saat ditemui di Kuta, Selasa (6/10) siang mengakui selain memperketat lalu lintas perbatasan, pemerintah juga menyiapkan aturan hukum terhadap penyimpangan perdagangan narkotika jenis amfetamin di Indonesia, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

“Sesuai aturan undang-undang narkotika yang baru, para pengedar yang membawa amfetamin masuk ke Indonesia dapat dijatuhi hukuman 20 tahun penjara” ujar Gories Mere.

Selanjutnya Gorries Mere juga menyebutkan penyalahgunaan narkotika jenis amfetamin mengalami kenaikan dari tahun ke tahun, namun tidak disebutkan besaran rata-rata kenaikan penyimpangan amfetamin di Indonesia.

Sementara, Wakil Direktur Eksekutif Kantor PBB untuk urusan Narkoba dan Kejahatan untuk Asia-Pasifik, Garry Lewis mengakui canggihnya modus operasi sindikat narkoba internasional menyebabkan sulitnya memberantas perdagangan narkotika jenis amfetamin ini.(Mul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *