Berita Internasional Kebijakan Mancanegara

Gil Kerlikowske: Penyalahgunaan Obat Resep Dokter Lampaui Kokain dan Heroin

Lake City – Pada 6 Juli 2011, Departemen Kesehatan Florida telah menangguhkan izin praktek Dr. Joseph Hernandez sehubungan dengan serangkaian kasus kematian pasiennya. Dr. Hernandez terancam tuntutan pidana karena telah meresepkan pereda nyeri jenis opiat secara berlebihan. Obat yang diresepkan Dr. Hernandez dapat berakibat fatal pada dosis tinggi.

Dari 761 pasien yang ditangani Dr. Hernandez di klinik pribadinya di Lake City, Florida , telah 34 orang yang meninggal, demikian laporan Departemen Kesehatan Florida.

“Orang cenderung menyalahgunakan obat-obatan,” tegas Gilbert Schaffnit, pengacara Dr. Hernandez saat diwawancarai oleh ABC. “Bagaimana mungkin Dr. Hernandez ataupun para dokter lainnya mengontrol kemungkinan tersebut?”.

Schaffnit menyatakan, Dr. Hernandez meresepkan pil-pil ekstra untuk menghemat biaya konsultasi lanjutan bagi pasiennya.

“Alasan utama Dr. Hernandez meresepkan sejumlah besar pil pereda nyeri, karena tiap saat pasien kembali datang untuk meminta tambahan obat, yang tentunya memakan biaya konsultasi dokter,” imbuh Schaffnit.

Dr. Hernandez adalah dokter dengan urutan kelima tertinggi di Florida dalam meresepkan Oxycodon, bahan aktif dalam Oxycontin. Florida dikenal sebagai negara bagian yang memiliki banyak pusat penjualan obat-obatan resep berkedok klinik.

Obat-obatan resep dokter telah menjadi epidemi di AS, menurut Gil Kerlikowske, Direktur Office of National Drug Control Policy (ONDCP). Dengan 28.000 kematian pada 2007, Kerlikowske menegaskan bahwa epidemi obat resep dokter telah melampaui gabungan epidemi kokain jenis crack pada tahun 1980-an dan epidemi heroin pada tahun 1990-an.

“Kita berada di tengah krisis kesehatan masyarakat karena penyalahgunaan obat resep dokter,” ungkap Kerlikowske dalam sebuah konferensi pers pada 19 April lalu.

Pada April 2011, pemerintahan Obama merilis strategi nasional untuk memangkas penyalahgunaan obat resep dokter sebesar 15% dalam 5 tahun mendatang. Strategi tersebut akan diterapkan melalui program-program pengawasan napza, dengan menginisiasi pendidikan penggunaan obat resep yang aman bagi pasien dan penyedia layanan kesehatan.

Klinik Dr. Hernandez yang dicurigai pemerintah Florida sebagai pusat penjualan obat-obatan, ditutup sementara sampai pemberitahuan selanjutnya.(abc/YS)