Berita Internasional Hukum

Gembong Kartel Narkotika Meksiko Mengaku Bersalah di Pengadilan AS

San Diego – Benjamin Arellano Felix (58), gembong kartel narkoba Meksiko yang sedang menjalani persidangan di Amerika Serikat, Rabu (4/1) mengaku bersalah atas tindak pidana pemerasan, konspirasi pencucian uang,

Selain itu dia juga mengakui bersalah atas upaya penyelundupan ratusan ton kokain dan marijuana ke Amerika Serikat serta pembunuhan sadis atas para pesaingnya dengan cara mencelupkan ke dalam tong yang berisi larutan asam.

Atas perbuatannya tersebut Benjamin Arellano Felix dijatuhi hukuman penjara tidak lebih dari 25 tahun.

Sidang yang berlangsung selama setengah jam ini merupakan antiklimaks atas masa pengejaran yang dilakukan pemerintah AS atas dirinya sejak masa 1990-an.

Anthony Colombo Jr, penasehat hukum terdakwa mengatakan bahwa kliennya akan dibebaskan dari penjara AS jika berkelakuan baik selama dalam tahanan dan telah menjalani masa hukuman 20 tahun.

“Setelah itu terdakwa akan dideportasi ke Meksiko, dimana ia masih harus menjalani masa hukuman sembilan tahun penjara,” terang Anthony Colombo Jr. seperti yang diberitakan Reuters.

Benjamin Arellano Felix ditangkap oleh pihak berwajib Meksiko pada 2002 dan kemudian dijatuhi hukuman 22 tahun penjara atas perdagangan narkotika dan kejahatan terorganisir.

Pada April 2011 lalu ia diekstradisi ke Amerika Serikat untuk diadili di negara bagian California. Kekejamannya selama menjadi pimpinan kartel, pada tahun 2000 telah difilmkan oleh Steven Soderbergh dengan judul “Traffic”.(Rtr/Gen)