Peristiwa

Gara-gara Edarkan Dextro, Seorang Buruh Tani Ditangkap Polisi

Polri

Ambarawa – Petugas unit Reserse Kriminal (reskrim) Polsek Ambarawa, Jawa Tengah, Sabtu (10/12) mengamankan Agus Sugiarto alias gepeng (33), seorang buruh tani yang tertangkap tangan sedang mengedarkan pil dextro di rumahnya.

Menurut Kasubag Humas Polres Semarang, Iptu Rita Setyorini, tersangka ditangkap karena mengedarkan dengan tanpa ijin pil bebas terbatas.

“Tersangka ditangkap petugas Polsek Ambarawa, karena terbukti mengedarkan obat bebas terbatas sediaan farmasi tanpa memiliki ijin edar dari pihak yang berwenang” ungkap Iptu Rita Setyorini.

Tersangka ditangkap berdasarkan laporan masyarakat yang curiga melihat aktifitas di rumahnya yang kerap dipenuhi sejumlah remaja dan pemuda yang datang dari luar desanya.

Setelah diselidiki ternyata, para remaja dan pemuda tersebut merupakan “klien” dari tersangka.

Saat rumahnya digeledah, petugas menemukan ratusan pil dextro yang disembunyikan tersangka di dalam lemari di kamarnya. Petugas kemudian menyita pil tersebut dan menggelandang tersangka untuk diserahkan ke satuan narkoba Polres Semarang.

Dextro adalah campuran obat bius di dalam obat batuk yang menyebabkan kantuk, mengkonsumsi dextro sesuai dosis yang diberikan dokter tidak membahayakan, tetapi jika mengkonsumsi dextro secara berlebihan dan tidak sesuai dengan anjuran dokter akan menyebabkan mabuk.

Saat ini peredaran pil koplo seperti dextro di Kabupaten Semarang kini semakin marak. Harganya yang murah dan mudah didapat membuat pil jenis ini banyak digemari remaja.

Sebelumnya Polsek Bawen Polres Semarang juga berhasil menangkap seorang pengedar pil dextro lainnnya sekaligus menyita barang buktinya. Tersangka Buyung Fredi Trisdian (30) warga Merakrejo Kelurahan Harjosari Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang ditangkap berikut barang buktinya 1.400 butir pil dextro, uang tunai hasil penjualan Rp286 ribu dan dua buah HP.(G)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *