Kebijakan Kebijakan Global

FDA Pangkas Dosis Asetaminofen Dalam Beberapa Obat Paten Penghilang Nyeri

Dr. Sandra Kweder Foto: pbs

Washington – Organisasi pengatur masalah kesehatan AS membatasi substansi dasar dalam Vicodin, Percocet dan beberapa merk obat penghilang nyeri lainnya, yang telah dihubungkan dengan ribuan kasus kerusakan liver tiap tahunnya.

The Food and Drug Administration (FDA) menyatakan pada Kamis (13/1) bahwa mereka akan membatasi dosis asetaminofen sebesar 325 mg per kapsul. Produk-produk terkini yang berada di pasaran mengandung asetaminofen lebih dari 700 mg.

Asetaminofen adalah substansi penghilang sakit yang terdapat pada berbagai obat-obatan seperti Tylenol, Nyquil dan ribuan obat lainnya yang digunakan untuk mengobati sakit kepala, demam dan radang tenggorokan. Asetaminofen juga digunakan dalam obat resep kombinasi berdosis lebih besar yang menggabungkannya dengan jenis narkotika seperti oxycodone.

Masing-masing produk tersebut pada dasarnya tidak berbahaya tetapi dapat menyebabkan overdosis toksik ketika pasien mengkombinasikan campuran dua substansi tersebut dengan obat lain yang mengandung asetaminofen seperti Tylenol.

Pejabat FDA menyatakan, seringkali pelabelan dalam obat-obat resep tidak menyatakan dengan jelas bahwa obat tersebut mengandung asetaminofen, tetapi justru menggunakan singkatan seperti ‘APAP’.

“Salah satu tantangan nyata adalah ketika pasien yang menggunakan obat-obatan tersebut sama sekali tidak mengetahui bahwa mereka menggunakan asetaminofen,” ungkap wakil Direktur FDA untuk obat-obatan baru, Dr. Sandra Kweder, melalui telefon. “Mereka tidak menyadari sedang mengalami overdosis.””

Pejabat FDA tersebut mengatakan bahwa asetaminofen tetap akan efektif pada dosis lebih rendah.

“Dosis asetaminofen dalam produk-produk tersebut telah perlahan-lahan dipalsukan dari tahun ke tahun,” demikian pernyataan Kweder. “Bila anda mengamati produk-produk ini 20 atau 30 tahun lalu, kebanyakan tidak mengandung dosis tinggi asetaminofen.” (huft/ys)