Berita Lembaga Berita Nasional

Empat Pengguna NAPZA Ikuti Tes HIV Sukarela di Lapas Ambarawa

Lembaga Pemasyarakatan

Semarang – Program pengurangan dampak buruk penggunaan NAPZA (Harm Reduction) yang dilakukan oleh LSM Lembaga Pelopor Perubahan, salah satu kegiatannya adalah melakukan pendampingan bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Beteng, Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Bekerjasama dengan Rumah Sakit Lapas dan RSUD Ambarawa, LSM Lembaga Pelopor Perubahan menjadi fasilitator untuk kegiatan tes HIV Sukarela bagi warga binaan kasus narkoba di dalam Lapas.

Tes HIV sukarela yang dilakukan minggu lalu diikuti oleh empat pengguna napza warga binaan Lapas Beteng, Ambarawa. Keempatnya melakukan konseling setelah tes kepada pemdamping warga binaan dari LSM Lembaga Pelopor Perubahan melakukan konseling kepada keempatnya pada Rabu (6/4).

“Tes HIV sukarela yang dilakukan tersebut, adalah bagian dari kegiatan yang sangat positif bagi pengguna NAPZA di dalam Lapas,” ujar Fredy, pendidik sebaya bagi warga binaan Lapas Ambarawa, pada Napzaindonesia.com.

Perawat Rumah Sakit Lapas, Fani Kurnia, menyatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sekali setiap bulan dengan batas maksimal peserta tes 10 orang.

“Faktor penularan virus HIV di kalangan pengguna NAPZA sangat tinggi, ini diperkuat dengan banyaknya warga binaan baru dengan kasus NAPZA. sehingga bagi para Napi yang dulunya beresiko tinggi diharapkan untuk mengakses VCT yang diadakan di Lapas,” tambah Fani. (Yan/IH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *