Peristiwa

Dua Pengedar Narkoba di Surabaya Lolos Dari Penangkapan

Kepolisian Republik Indonesia

Surabaya – Menyikapi kasus lolosnya dua orang buronan yang diduga bandar sekaligus pengedar narkoba dari penangkapan, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya membentuk tim khusus untuk menangkapnya.

“Dua pengedar narkoba sudah kami borgol, tapi bisa kabur karena dibantu warga. Untuk itu, kami membentuk tim khusus untuk meringkusnya,” ujar Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Surabaya AKBP Eko Pudji Nugroho, Sabtu (13/8).

Eko menambahkan, pihaknya masih berharap agar kedua pelaku berinisial FL dan JL ini menyerahkan diri, karena bagaimanapun juga polisi akan tetap mencari keduanya hingga tertangkap.

Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim juga sejak beberapa tahun lalu mencari keberadaan jaringan keduanya. Berdasarkan catatan kepolisian, jaringan ini termasuk kelompok yang paling dicari.

“Kami sudah memegang barang bukti 20 paket shabu dan buku rekapan,” imbuhnya.

Dalam kasus ini, Eko menyayangkan sikap warga sekitar yang melindungi keduanya pada saat penangkapan. Padahal menurutnya, warga sekitar mengetahui bahwa keduanya termasuk dalam sindikat narkoba.

“Makanya kami harap warga bisa kooperatif dan membantu polisi memerangi kejahatan, apalagi pemberantasan narkoba,” ujarnya.

Pada saat penangkapan, warga sekitar sempat merusak mobil Avanza yang digunakan oleh pihak kepolisian dengan melempari batu. Polisi berupaya menghalangi dengan tembakan peringatan, namun tidak dihiraukan.

Kedua pelaku tersebut bisa melarikan diri dari tangkapan setelah warga membantunya dan memberontak terhadap polisi di Jalan Kunti, Surabaya, Jumat (12/8) malam.

Menurut keterangan dari salah seorang warga, mereka tidak terima terhadap penangkapan ini karena kedua pelaku dikenal sebagai orang yang baik dan peduli pada warga sekitar. (IH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *