Berita Nasional Kebijakan Nasional Tembakau & Rokok

DPR: RPP Tembakau Tidak Berpihak Kepada Rakyat

Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI, Poempida Hidayatullah, mengatakan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Tembakau yang akan disahkan pada Juli nanti tidak berpihak kepada rakyat.

“Selama ini kelompok petani tembakau, buruh, industri kretek tidak pernah dilibatkan dalam pembahasannya,” kata Poempida di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin.

Menurut dia, semestinya produk regulasi hukum semangatnya adalah mencari titik temu antar berbagai kepentingan golongan masyarakat.

“Produknya harus memperhatikan berbagai dimensi dan sudut pandang, baik industri, petani, tenaga kerja, serta dimensi lingkungan dan kesehatan. Produk hukum sebagai produk kebijakan publik harus meramu nilai keadilan, kemanfaatan  dan bukan hanya semata menonjolkan aspek hukum semata,” katanya.

RPP Tembakau itu juga tidak bisa memberi garansi rakyat Indonesia bisa  bebas dari ancaman penyakit seperti tercantum dalam label warning pada bungkus kretek.

“Fakta menunjukkan, industri rokok telah menjadi tumpuan jutaan tenaga kerja dan kegaiatan ekonomi. Ini merupakan salah satu solusi problem beban angkatan kerja, meningkatkan taraf hidup petani, menambah pemasukan negara. Tahun 2011, kontribusi industri kretek ke negara dari cukai rokok tercatat sebesar Rp77 triliun, ini belum termasuk pajak yang diberikan kepada negara dari Industri tersebut,” kata anggota DPR RI dari Golkar itu.

“Di mana konsistensi pemerintah dalam mewujudkan agenda pembangunan nasional yang mempunyai semangat Pro poor, pro job, pro growth Dengan melihat fakta-fakta yang ada demikian, maka pemerintah seyogyanya ketika hendak mengeluarkan kebijakan harus mempertimbangkan nilai-nilai keadilan yang universal dan seimbang. ” kata Poempida.(Ant/G)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *