Berita Nasional Hukum

Divonis Seumur Hidup, Warga Jepang Naik Banding

Pariaman – Sementara itu Syusvida Lastri, kuasa hukum Masaru kawada (73), warga negara Jepang yang dihukum seumur hidup oleh majelis hakim PN Pariaman menyebutkan pihaknya akan melakukan banding terhadap putusan yang dijatuhi kepada klienya. Menurutnya hukuman tersebut terlalu berat dari yang dituntukan oleh jaksa.

“Kita tadi telah melakukan komunikasi dengan Masaru. Ia sangat keberatan dengan putusan yang diberikan hakim karena tidak sependapat dengan pasal yang dituntutkan. Untuk itu kita akan melakukan upaya banding karena hukuman ini dianggap terlalu berat,” kata dia.

Syusvida Lastri menyebutkan, pihak konsulat Jepang sendiri tidak memberikan bantuan hukum, namuan hanya bersifat mengawasi dan melihat perkembangan hukuman tersangka.

Selain itu, kuasa hukum terdakwa menyebutkan tidak ada intervensi dari konsulat Jepang.

Syusvida Lastri juga mengatakan, saat pembacaan sidang pledoi beberapa waktu lalu, tersangka mengaku akan mendonorkan organ tubuhnya jika hukumanya diatas lima tahun.

Masaru ditangkap oleh Bea Cukai Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada 22 November 2014 sekitar pukul 08.15 Wib karena membawa shabu yang akan diberikan kepada seseorang di Padang.(Ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *