Peristiwa Riset

Dinkes Jawa Tengah Lakukan Survey Terpadu Biologis dan Perilaku

Dinas Kesehatan

Semarang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan Semarang pada Jumat (7/1) mengadakan sosialisasi Program Survei Terpadu Biologis dan Perilaku (STBP) 2011 di Provinsi Jawa Tengah.

Rencananya, elemen yang diharapkan terlibat dalam survey tersebut adalah dari Satuan Kerja Pelaksana Daerah (SKPD), Kepolisian, Badan Pusat Statistik (BPS) dan LSM yang menangani HIV/AIDS.

Dalam paparannya, Kepala Bidang P2PL Dinkes Provinsi Jawa Tengah, Joko Wiryono, menyatakan bahwa Pengguna NAPZA Suntik (Penasun) merupakan salahsatu kelompok beresiko tinggi, dilihat dari data Dinkes Jawa Tengah September 2011 bahwa kasus AIDS sebanyak 1439 dan 16,2 persen adalah Penasun.

“Korelasi tingginya kasus AIDS pada penasun dengan peningkatan kasus AIDS adalah melalui transmisi seksual”, lanjut Joko dalam presentasinya di hotel Pandanaran, Semarang.

Penanggungjawab dalam survey Dinkes Provinsi Jawa Tengah kali ini adalah Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Jawa Tengah. Sedangkan dalam pelaksanaannya akan melibatkan seluruh populasi kunci yang beresiko terinfeksi HIV.

“Kami mengharapkan dukungan dari semua pihak, baik SKPD maupun LSM untuk mengambil data di lapangan. Kelompok populasi yang yang akan dicakup dalam survei ini antara lain Wanita Pekerja Seks (WPS) dan pelanggannya, Waria dan Gay, Pekerja pelabuhan, Warga Binaan dan Penasun”, ujar Endang Purwaningsih dari KKP Jawa Tengah.(IH)