Berita Lembaga

Dinkes Bali dan LSM Lakukan “Sero-survey”

logo depkesDenpasar – Guna memantau penyebaran dan penularan virus HIV/AIDS dikalangan pengguna narkoba suntik (penasun) dan Pekerja Seks Komersial (PSK) di Bali, Dinas Kesehatan Provinsi Bali bekerja sama dengan Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) mengadakan kegiatan Sero-survey atau pengambilan sample darah yang dilakukan berdasarkan usia dan wilayah.

Pengambilan sample darah di Kota Denpasar dilakukan oleh Yayasan Dua Hati, sementara di Kabupaten Badung dikerjakan oleh YAKEBA, dan untuk kelompok PSK di Badung dan Denpasar dilakukan oleh Yayasan Kerthi Praja (YKP).

“Untuk kegiatan sero-survey yang dilakukan sekali dalam setahun ini, Dinkes Provinsi Bali membutuhkan sedikitnya 500 sample darah, yang masing-masing dibagi atas wilayah Badung 100 sample, Denpasar 100 sample serta rapid test pada kelompok PSK di Badung dan Denpasar sebanyak 300 sample.” papar Sogol salahsatu petugas lapangan Yayasan Dua Hati yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.

“Pada sample darah yang diambil hanya mencantumkan usia dan lokasi atau wilayah dimana sample darah tersebut diambil,” papar Sogol, yang ditemui NapzaIndonesia.com, Kamis (8/10) di Pusat Terapi Rumatan Metadon (PTRM) Sandat – RSUP Sanglah Denpasar.

Untuk diketahui, kegiatan ini dilakukan Dinkes Provinsi Bali dengan tujuan untuk mengetahui penyebaran dan penularan virus HIV/AIDS serta Infeksi Menular Seksual (IMS) secara acak pada wilayah tertentu. Dengan demikian dapat dilakukan antisipasi serta pencegahan penyebaran HIV/AIDS yang lebih luas.(Tat)