Berita Daerah Berita Internasional Hukum

Didakwa Selundupkan Shabu ke Bali, Warga Australia Dituntut 16 Tahun

Denpasar – Seorang warga negara Australia, Michael Sacatides, Selasa (12/4) dituntut hukuman 16 tahun penjara di Pengadilan Negeri Denpasar.

Michael yang berusia 43 tahun ini didakwa menyelundupkan 1,7 kg shabu ke Bali.

Pria yang berprofesi sebagai pelatih olah raga ini ditangkap petugas Bea Cukai Bali pada Jumat (1/10) tahun lalu di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai Bali. Saat itu, Sacatides menumpang pesawat Air Asia dari Bangkok dengan nomor penerbangan FD 3677.

Ketika ditangkap, petugas menemukan barang bukti berupa shabu yang disimpan dalam rongga dinding kopernya. Dalam pemeriksaan, Sacatides menyatakan bahwa koper itu milik salah satu temannya di Bangkok bernama Akaleshi Tripathi alias Peter.

Dalam persidangan ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Gusti Putu Atmaja juga menuntut denda sebesar 1 miliar rupiah subsider tiga bulan penjara. Tuntutan JPU ini mengacu pada pasal 113 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

“Perbuatan terdakwa dianggap bertentangan dengan program pemerintah untuk memberantas penyalahgunaan narkoba, dapat merusak generasi muda, dan dapat merusak citra Bali sebagai daerah pariwisata. Kami kan ada aturan di kejaksaan, kalau beratnya sekian, hukumannya sekian,” papar Atmaja seusai sidang.

Hal yang dapat meringankan hukuman terdakwa adalah karena selama hidupnya belum pernah dihukum. Sementara itu kuasa hukum yang mendampingi terdakwa, Erwin Siregar menyatakan tidak sependapat dengan JPU.

“Sesuai fakta di persidangan, siapa pemilik barang bukti tersebut tidak terungkap. Memang ada narkoba yang masuk dari Thailand ke Indonesia, namun pemiliknya tidak terungkap. Saya tidak sependapat jika klien saya didakwa sebagai pemilik shabu tersebut dan dihukum 16 tahun,” terang Erwin. (Ant/IH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *