Berita Internasional Berita Lembaga Berita Nasional Kebijakan Global Kebijakan Nasional Kegiatan

DEA: 40 Persen Bandar Narkotika Dunia Terlibat Organisasi Teroris

Seremoni pembukaan pertemuan tingkat tinggi terkait kebijakan narkotika internasional

Nusa Dua – Hasil identifikasi Badan pengawas obat-obatan Amerika Serikat (DEA) menunjukkan 40 persen bandar narkotika dunia terlibat dalam organisasi teroris.

Demikian disampaikan Kepala DEA Michelle Leonhart dalam keteranganya di sela-sela Konferensi Tingkat Dunia dalam bidang penanggulangan kejahatan narkoba (IDEC) di Nusa Dua Bali, Selasa (12/6). Namun Leonhart tidak menyebutkan jumlah bandar narkotika dunia yang kini tengah diawasinya.

Menurut Leonhart, bergabungnya bandar narkotika dalam organisasi teroris dengan tujuan untuk memperluas jaringan dan kekuatan. Apalagi selama ini terjadi persaingan yang sangat ketat antar bandar narkotika dunia dalam perebutan pasar narkotika dunia.

“Jadi pada saat mereka bersatu, organisasi teroris perlu dana untuk mendanai organisasi mereka dan kegiatan mereka, kita melihat mereka mulai beralih ke penyelundupan narkotika, mereka lebih banyak lagi menggunakan fasilitator yang sama seperti pencuci uang yang sama” ujar Michelle Leonhart kepada NapzaIndonesia.com.

Michelle Leonhart menegaskan upaya pemberantasan narkotika dalam tahun-tahun mendatang bukan hanya upaya memerangi narkoba semata, tetapi juga perang terhadap kejahatan terorisme. Menurut estimasi UNODC (United Nations Office On Drugs and Crime) pada 2009 lalu, sebanyak 149 hingga 272 juta orang atau sekitar 3,3 hingga 6,1 persen penduduk dunia yang berusia antara 16 sampai 64 tahun, telah menggunakan narkotika paling sedikit sekali dalam setahun.(Mul/Gen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *