Berita Nasional Kegiatan

Cegah Bahaya Narkoba, SMK 1 Semarang Tes Urin Siswanya

Semarang – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Semarang pada Kamis (14/6) bersama dengan Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) menyelenggarakan tes urin bagi siswanya. Tes urin dilakukan kepada 50 siswa, 30 laki-laki, 20 perempuan.

Menurut staf BNNP Jateng Kharis Fachruddin saat ditemui NapzaIndonesia.com di lokasi kegiatan, tes urin ini bertujuan untuk mencari sampel angka prevalensi penggunaan narkotika pada pelajar.“Seandainya ada yang hasilnya positif, siswa akan dpanggil oleh pihak BNNP divisi brantas untuk diinvestigasi dari mana siswa tersebut mendapatkan narkoba. Juga akan ada konseling apakah siswa tersebut mau disembuhkan atau tidak,” terangnya.

Salah satu siswa, Mustafirin, mengaku sebelum kegiatan ini sekolah telah memberikan penjelasan bahwa jika ditemukan ada yang positif menggunakan napza, tidak akan dikeluarkan.

“Tes urin ini sangat perlu, agar tidak ada narkoba yang beredar disekolah,” tambahnya.

Sementara itu pihak sekolah yang diwakili oleh Waka Kesiswaan, Hasti Murningsih, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk pencegahan diri siswa tehadap bahaya narkoba. Hal ini juga bermanfaat untuk menjaga nama baik sekolah.

“Siswa yang terbukti menggunakan napza akan dikembalikan kepada orang tua untuk diobati kemudian setelah sembuh baru boleh sekolah lagi,” jelasnya. (Ian/IH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *