Aktifitas

Perangi Overdosis, HCLU Serukan Distribusi Nalokson Untuk Pecandu Heroin

Wednesday, September 1, 2010
By redaksi

HCLU 150 1005 Perangi Overdosis, HCLU Serukan Distribusi Nalokson Untuk Pecandu Heroin

Budapest – Memperingati Hari Overdosis Sedunia yang jatuh pada Selasa (31/8) kemarin, Hungarian Civil Liberty Union (HCLU) meluncurkan sebuah film dokumenter berjudul Take Home Naloxone – The Right to Survive Overdoses.

HCLU adalah sebuah organisasi beranggotakan para pengacara di Budapest yang memperjuangkan hak asasi pecandu narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lain (NAPZA). (more…)

Pengguna NAPZA Suntik di Semarang Belum Maksimal Kunjungi Puskesmas

Tuesday, August 31, 2010
By redaksi

logo AIDSSemarang – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Semarang bersama dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang pada Selasa (31/8) mengundang segenap elemen Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di wilayah kota untuk melakukan koordinasi.

Koordinasi yang melibatkan pihak pemerintah kota, pelaku bisnis, KPA, LSM serta komunitas berisiko terinfeksi HIV tersebut bertujuan untuk membahas prioritas program dan kegiatan pembangunan terutama yang berkaitan dengan bagaimana menurunkan angka kasus HIV/AIDS di Semarang. (more…)

ANPUD: Libatkan Pengguna NAPZA Sebagai Konsultan Penyusun Kebijakan NAPZA

Friday, August 27, 2010
By redaksi

ANPUD Big_150_100

ANPUD

BangkokAsian Network of People who Use Drugs (ANPUD) menyelesaikan Pertemuan Dewan Pengurus I yang diselenggarakan tanggal 25-27 Agustus 2010 di Hotel Rembrandt, Bangkok.

Dalam pertemuan tersebut, tujuh orang Dewan Pengurus dari empat negara Asia membahas prioritas kerja ANPUD untuk dua tahun kedepan.

Isu prioritas ANPUD diantaranya adalah memberikan dukungan tehnis dalam pembentukan Jaringan Nasional Pengguna Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lain (NAPZA) di kawasan Asia.

Pembentukan jaringan nasional pengguna NAPZA sangat diperlukan untuk menghimpun suara kolektif pengguna NAPZA untuk menetapkan kebijakan NAPZA efektif di tingkat negara maupun regional Asia.

Indonesia termasuk dalam 5 negara prioritas untuk mendapatkan dukungan tehnis dalam mengembangkan jaringan nasional pengguna NAPZA.

Sebagai catatan, Indonesia memiliki Ikatan Persaudaraan Pengguna NAPZA Indonesia (IPPNI) yang diresmikan di Bali sejak 10 Juni 2006. Pada Juni 2008, melalui Kongres Anggota I, IPPNI berubah nama menjadi Persaudaran Korban NAPZA Indonesia. Jumlah pecandu NAPZA di Indonesia pada 2008 tercatat sebanyak 3,6 juta orang (BNN,2008).

Isu prioritas berikut untuk ANPUD adalah melakukan advokasi demi ketersediaan fasilitas diagnosa dan pengobatan Hepatitis C yang saat ini merupakan ancaman cukup serius bagi kesehatan pengguna NAPZA suntik di Asia.

Pada Jumat (27/8), ANPUD menggelar pertemuan dengan beberapa institusi pemangku kebijakan di bidang NAPZA di tingkat Regional Asia. Institusi yang hadir antara lain: United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), Joint United Nations Programme on AIDS (UNAIDS), UNAIDS Regional Support Team (RST),  Burnett Institute, HIV/AIDS Asia Regional Program (HAARP).

Ketua Dewan Pengurus ANPUD, Jimmy Dorabjee (India) menekankan pada perwakilan pemangku kebijakan yang hadir, bahwa pengguna NAPZA memiliki keahlian khusus yang dapat disumbangkan untuk merancang kebijakan yang akan diberlakukan bagi komunitas mereka sendiri.

Hanya pengguna NAPZA yang paling memahami pendekatan seperti apa yang tepat diterapkan sesuai kebutuhan mereka.

Jimmy menuntut agar keahlian pengguna NAPZA dalam memahami dan menyusun penanganan masalah adiksi patut dihargai sesuai dengan para ahli dibidang-bidang lain.

Jimmy berpendapat, selama ini pengguna NAPZA tidak dihargai sebagai tenaga ahli yang menguasai bidang khusus. Pengguna NAPZA tidak pernah memperoleh kompensasi sepadan seperti yang diterima konsultan-konsultan non pengguna NAPZA dalam memberi masukan penyusunan kebijakan NAPZA.

Terapi Metadon Segera Jangkau Pecandu Heroin di Bandar Lampung

Friday, August 27, 2010
By redaksi
logo aIds

HIV/AIDS

Bandar Lampung – Komisi Penanggulangan AIDS Kota (KPAK) Bandar Lampung Jumat 27 Agustus 2010 mengadakan pertemuan pemangku kebijakan seri kedua. Pertemuan ini sekaligus merupakan Sosialiasi Layanan Jarum Suntik dan Alat Suntik Steril (LJASS) di tiga Puskesmas Kota Bandar Lampung.

Pertemuan tersebut merupakan pertemuan lanjutan dari pertemuan koordinasi yang diselenggarakan KPAK Bandar Lampung Kamis, 9 Agustus 2010 lalu. (more…)

KPAK Bandar Lampung Libatkan PKNL dan Komunitas Penasun Dalam Program HR

Thursday, August 19, 2010
By redaksi
logo aIds

HIV/AIDS

Bandar LampungKomisi Penanggulangan AIDS Kota Bandar Lampung pada Kamis (19/8), melakukan pertemuan koordinasi yang dihadiri beberapa dinas pemerintahan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), tokoh masyarakat, dan beberapa populasi kunci.

Adapun pertemuan koordinasi ini terkait persiapan implementasi program Global Fund ATM Round 9 di kota Bandar Lampung dalam hal pengurangan dampak buruk bagi pengguna narkotika, psikotropika dan zat adiktif (NAPZA). (more…)

Puskesmas Pegandan Pahami Kekuatiran Pecandu Mengakses Jarum Steril

Thursday, August 19, 2010
By redaksi
Pegandan2 150x100 Puskesmas Pegandan Pahami Kekuatiran Pecandu Mengakses Jarum Steril

dr Nurhayati, Kepala Puskesmas Pegandan

Semarang – Puskesmas Pegandan, Semarang, Jawa Tengah, melakukan pertemuan koordinasi dengan Lembaga Pelopor Perubahan (LPP) selaku mitra dalam pelaksanaan program pengurangan dampak buruk bagi pengguna narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lain (NAPZA) suntik  pada Kamis (19/8).

Pertemuan koordinasi ini dihadiri Arifiyanto Abdul Fani, Koordinator Lapangan Divisi LayananPengurangan Dampak Buruk NAPZA LPP dan dr. Nurhayati selaku kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pegandan. (more…)

Puskesmas Pegandan Semarang Siap Layani Pengguna NAPZA Suntik

Thursday, August 19, 2010
By redaksi

Pegandan Puskesmas Pegandan Semarang Siap Layani Pengguna NAPZA SuntikSemarang – Komisi Penanggulangan AIDS Kota (KPAK) Semarang  mengadakan rapat koordinasi pelaksana program pengurangan dampak buruk bagi pengguna narkotika, psikotropika dan zat adiktif (NAPZA) yang disediakan di Puskesmas Pegandan Semarang.

Program pengurangan dampak buruk NAPZA yang disediakan Puskesmas Pegandan antara lain yaitu program layanan jarum dan alat suntik steril (LJASS) dan layanan kesehatan dasar (Kesdas). (more…)

Todung Mulya: Vonis Mati Tidak Sesuai Dengan UUD 1945

Friday, August 13, 2010
By redaksi
napza bali9 1

Bali Nine

Denpasar – Pengajuan permohonan Peninjauan Kembali (PK) atas vonis mati dua warga negara Australia, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan lebih berdasarkan pada semangat pengakuan UUD 1945 atas hak hidup seseorang.

“Semangatnya adalah tidak boleh ada hukuman mati,” ujar Todung Mulya Lubis kepada NapzaIndonesia.com, di PN Denpasar, Jumat (13/8). (more…)

Dua Terpidana Mati “Bali Nine” Ajukan PK Tanpa Bukti Baru

Friday, August 13, 2010
By redaksi
napza bali9 1

Bali Nine

Denpasar - Myuran Sukumaran dan Andrew Chan, warga negara Australia yang juga merupakan terpidana mati dalam kasus “Bali Nine”, Jum’at (13/8) mengajukan Peninjauan Kembali (PK) kepada Mahkamah Agung (MA) melalui Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Melalui Todung Mulya Lubis dan Nyoman Sudiantara, kuasa hukum kedua terpidana mati ini, mengajukan permohonan PK tanpa mengajukan bukti baru atau novum. (more…)

Lindsay Lohan Dikabarkan Akan Dibebaskan Lebih Awal

Friday, August 13, 2010
By redaksi

napza liloReuters1Los Angeles – Aktris Lindsay Lohan, yang baru saja keluar penjara, Kamis (12/8) dikabarkan akan dibebaskan lebih awal dari masa rehabilitasi yang diperintahkan oleh pengadilan di pusat rehabilitasi alkohol dan obat-obat terlarang.

Jaksa Danette Meyers, yang mendakwa Lindsay atas tuduhan pelanggaran terhadap aturan hukuman percobaan mengenai kasus mengemudi dalam keadaaan mabuk, mengatakan kepada situs jejaring berita RadarOnline.com bahwa bintang film “Mean Girls” itu mungkin dapat terhindar dari masa hukuman penuh selama 90 hari di pusat rehabilitasi, sebagaimana dikutip dari Reuters Life. (more…)

banner17anNAPZA

Pengunjung