Kebijakan Daerah

Bogor Jadi Kota Tanpa Rokok

no smoking_150_100Bogor – Kota Bogor, Senin (31/5) akan mendeklarasikan diri sebagai kota dengan Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Adapun deklarasi ini terkait peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia,  yang diperingati, Senin (31/5).

Menurut Kabid Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Bogor dr. Rubaeah, deklarasi ini akan melibatkan 400 hingga 500 orang, yang akan diawali dengan apel siaga di Balaikota Bogor.

Usai melakukan apel siaga, para peserta akan menuju ke Kebun Raya Bogor guna melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 tahun 2009 tentang KTR dan Perwali nomor 17 tahun 2010 tentang KTR.

Menurut Rubaeah, melalui deklarasi ini Bogor secara resmi memberlakukan Perda KTR sehingga perokok yang kedapatan merokok di delapan kawasan KTR akan dikenai sanksi.

Kedelapan kawasan KTR itu adalah tempat umum, perkantoran, sekolah, tempat ibadah, sarana transportasi, sarana olahraga, tempat hiburan dan tempat kesehatan.

Rubaeah menjelaskan, hukuman tahap pertama adalah sanksi administrasi, sebanyak tiga kali berturut-turut kedapatan melakukan kesalahan yang sama akan dikenai sanksi tindak pidana ringan.

Bagi masyarakat umum yang kedapatan melanggar aturan Perda akan didenda Rp 100.000, minimal Rp50.000.

“Sedangkan bagi pejabat teknis yang membiarkan pegawainya merokok akan dikenai hukuman penjara selama tiga hari,” jelasnya.(Ant)