Berita Nasional Kebijakan Daerah Peristiwa

BNNP Kalbar Amankan 6 Narapidana Pengguna Shabu Dalam Lapas

Pontianak – Sebanyak enam narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Pontianak positif urine-nya mengandung amfetamin.

“Dari sepuluh orang yang di tes urine, enam diantaranya positif mengandung zat terlarang amfetamin. Zat tersebut masuk kategori shabu-shabu,” kata Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalbar, Brigjen (Pol) Sugeng Heryanto di Pontianak, Selasa (14/8).

Menurut Sugeng Heryanto, sebelumnya saat diperiksa di salah satu kamar tahanan di LP tersebut, petugas menemukan peralatan seperti bong untuk menggunakan shabu-shabu.

Bahkan, sisa asap yang digunakan untuk bong tersebut masih terlihat.

“Tapi, dari 10 orang itu, tidak ada yang mengaku siapa yang sudah menggunakan bong tersebut,” ujar Sugeng Heryanto.

Kemudian dilakukan tes urine terhadap 10 narapidana yang semuanya tersangkut kasus narkotika tersebut.

“Itu menjadi tugas kami,” ujar dia.

Menurut Sugeng Heryanto, pihaknya mempertanyakan bagaimana shabu-shabu tersebut bisa masuk dan para warga binaan bisa menggunakan shabu-shabu di dalam Lapas.

“Bukan tidak mungkin ada sindikat sehingga shabu-shabu yang seharusnya terlarang bisa digunakan secara bebas di LP,” katanya menegaskan.

Sebelumnya, BNNP Kalbar juga pernah menahan seorang warga Malaysia yang ditahan di Rutan Pontianak karena diduga menjadi otak sindikat peredaran shabu-shabu.

BNNP Kalbar juga pernah mengungkap pengiriman shabu-shabu dari Kuching, Malaysia yang menggunakan bus antaranegara.(Ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *