Berita Lembaga Berita Nasional Kebijakan Nasional Peristiwa

BNN Selidiki Ribuan Telepon Hasil Sitaan di Lapas – Rutan

Ditjen Pemasyarakatan

Jakarta – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) menyita ribuan telepon genggam dan laptop yang dimiliki warga binaan dari sejumlah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) di tanah air.

Ribuan telepon genggam ini tidak akan langsung dimusnahkan, tetapi diserahkan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk diselidiki lebih lanjut.

“Sesuai perintah menteri bahwa handphone yang disita di lapas dibawa ke BNN tingkat propinsi,” papar Sihabudin, Dirjen Pemasyarakatan, kepada Republika, Minggu (15/4).

Menurut Sihabudin, barang bukti ini menjadi bahan penyidikan yang dilakukan BNN dengan cara melacak jaringan pengedar napza melalui kartu sim-nya.

“Berbeda dengan dulu. Kalau dulu kan handphone disita, simcard-nya dicabut kemudian handphone-nya dimusnahkan,” imbuhnya.

Sebelumnya, inspeksi mendadak yang dilakukan Wakil Menkumham Denny Indrayana bersama BNN ke LP Kelas II A II Pekanbaru, Riau, Senin (2/4). Usai sidak itu, Kementerian Hukum dan HAM kemudian membekukan kerjasama dengan BNN, akibat dugaan insiden pemukulan seorang sipir oleh Denny.

Semenjak dibekukan itu, Dirjen Pemasyarakatan kerap melakukan sidak ke sejumlah lapas di tanah air. Dari sidak sejumlah Lapas di Jawa Barat oleh Kantor Wilayah Kemenkumham daerah berhasil menyita 1.500 unit ponsel. Dirjen Pas memusnahkan ribuan alat bukti ini usai apel peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan di Lapangan Gasibu, Kota Bandung.(Rep/G)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *