Berita Lembaga Berita Nasional Peristiwa

BNN Gandeng Seniman Bali, Cegah Penyalahgunaan Narkoba

BNN

Denpasar – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menggandeng para seniman Bali untuk mengkampanyekan program pencegahan dan penanggulangan narkoba di kalangan masyarakat luas.

“Rencana utama yakni kami ingin meminta bantuan kepada para seniman dan pelaku usaha di Bali untuk membantu tugas pemerintah khususnya dalam upaya pencegahan peredaran gelap narkotika,” ujar Direktur Diseminasi Informasi BNN RI Brigjen Pol Kurniawan di sela-sela sosialisasi program penanggulangan narkoba, di Denpasar, Kamis (28/4).

Hal itu dikatakannya usai pembukaan kegiatan “Penjaringan Awal Konsep Iklan Anti Narkoba di Kalangan Pekerja di Provinsi”.

Kurniawan mengatakan sosialisasi program penanggulangan narkoba melalui seni budaya merupakan sebuah strategi yang dianggap mampu dicerna oleh masyarakat luas.

“Khusus di Bali misalnya, kesenian wayang ‘cenk blonk’ mendapat perhatian di sini, kalau di Jawa wayang orang. Nah, melalui pelaku seni ini lah pesan BNN bisa disampaikan kepada  masyarakat,” katanya yang didampingi oleh Direktur Narkoba Polda Bali, Kombes Pol Mulyadi.

BNN berharap melalui para seniman tersebut seluruh lapisan masyarakat dapat lebih mengerti tentang narkotika.

“Kami berharap melalui para seniman ini masyarakat dapat lebih jelas tentang apa narkotika, bahaya dan dampak yang timbul bagi pemakai tanpa pengawasan dokter,” harapnya.

Tahun 2008 – 2009 BNN  mencatat di Indonesia ada sekitar 1,9 persen pelaku narkoba di kalangan umum atau sekitar 3,2 juta orang yang menyalahgunakan narkotika.

Kurniawan mengungkapkan, kasus penyalahgunaan narkoba sendiri dari tahun ke tahun meningkat.

“Di kalangan umum pada tahun 2003-2004 penyalahgunaan narkoba ada 1,5 persen kemudian di tahun 2008-2009 meningkat menjadi 1,9 persen,” katanya.

Sementara di kalangan pelajar dan mahasiswa dari 2,8 persen kasus penyalahgunaan pada tahun 2003-2004 meningkat menjadi 4,7 persen pada tahun 2008-2009.

Made Sudira, salah seorang peserta mengatakan, program penanggulangan narkoba dengan cara menggandeng para seniman merupakan strategi yang bagus.

“Menurut saya penting sekali, walaupun sebenarnya sudah ada petugas yang bertanggung jawab, tapi melalui seniman itu bisa lebih mengena. Apalagi ketika kita sedang menjadi pembicara di Pura misalnya, di situ kita juga dapat menyampaikan pesan-pesan tentang bahaya narkoba,” kata seniman Bondres dari sanggar Printing Mas Denpasar ini.(Ant.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *