Berita Nasional Riset

BNN: Baru 0,5 Persen Pengguna Napza Mengakses Layanan Terapi dan Rehabilitasi

Jakarta – Selama 2009 lalu jumlah pengguna napza (narkotika, psikotropika dan zat adiktif) yang mengakses layanan terapi dan rehabilitasi di Indonesia baru mencapai kisaran 17.734 jiwa.

Jumlah ini merupakan hasil pendataan yang dilakukan oleh pusat terapi dan rehabilitasi BNN pada 2009.

“Hal ini menunjukan bahwa baru sekitar 0,5 persen dari pengguna napza yang mengakses layanan terapi dan rehabilitasi, sedangkan sekitar 99,5 persen pecandu lainnya tidak terlayani,” ungkap Gories Mere di Jakarta, Senin (6/12).

Gories Mere tidak menjelaskan alasan tidak terlayaninya para pecandu atau pengguna napza tersebut tidak dapat mengakses layanan terapi dan rehabilitasi tersebut.

Gories berharap agar dimasa berikutnya jumlah ini pengguna napza yang mengakses layanan terapi dan rehabilitasi ini dapat meningkat.

Untuk diketahui, berdasarkan data BNN 2009, jumlah pengguna napza di Indonesia mencapai kisaran 3,6 juta pecandu atau pengguna napza.(Ant/Gen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *