Berita Nasional Hukum Peristiwa

Bidpropam Polda Bali Selidiki Kasus Tersangka Shabu Patah Tangan

Propam

Denpasar – Kasus patahnya tangan Reza Umar Syammakkh (14), tersangka shabu saat sedang menjalani pemeriksa di Ditnarkoba Polda Bali, mendapat perhatian serius dari Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Bali.

“Tim dari Propam saat ini sedang menyelidiki dugaan tersebut seperti yang diadukan pihak keluarga tersangka, ” ujar Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hariadi usai menjenguk tersangka Reza di Rumah Tahanan Polda Bali, Senin (9/5).

Kombes Hariadi mengatakan pihak Polda Bali juga berjanji akan mengusut tuntas kasus yang menyeret anggota buser tersebut.

“Tentunya kami akan sungguh-sungguh mengusut tuntas laporan dari masyarakat, ” tegasnya.

Hariadi menambahkan, info dari penyidik, tangan kanan tersangka keseleo dan memar karena memang saat ditangkap pelaku mencoba melawan dan sekarang masih rawat jalan.

Sebelumnya, Reza Umar Syammakkh (14) ditangkap oleh tim buser Ditnarkoba Polda Bali di Jalan Erlangga No 19, Singaraja, Kabupaten Buleleng tepatnya di depan Toko UD Sari Arta pada Rabu (4/5) lalu sekitar pukul 20.15 Wita.

Dari penangkapan tersebut, polisi mendapati barang bukti berupa 1,04 gram shabu-shabu. Terkait status tersangka sebagai pengedar atau sekadar pengguna narkoba, Kombes Hariadi mengatakan hingga saat ini belum dilakukan tes urine terhadap tersangka.

“Hingga sekarang belum dilakukan tes urine, dan masih pengembangan,” kata dia.

Seperti yang diberitakan bali.antaranews.com saat penangkapan, tersangka melakukan perlawanan sehingga petugas polisi berbuat kasar hingga menyebabkan patah tulang pada lengan kanan serta memar.

Akibat perlakuan kasar tim buser tersebut, keluarga tersangka tidak terima dan kakak tersangka bernama Fahmi melaporkannya ke Bidpropam Polda Bali pada Jumat (6/5) lalu dengan nomor laporan LP/36/V/2011.

Namun pihak keluarga tersangka mengaku tidak mengetahui siapa anggota polisi yang sudah mematahkan tangan Reza. Fahmi, kakak tersangka sempat meminta agar kasus tersebut segera ditindak tegas.(Ant/Gen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *