Berita Nasional Kegiatan

Berantas Kejahatan Narkotika, Indonesia Tingkatkan Kerjasama Lintas Negara

Nusa Dua – International Drug Enforcement Conference (IDEC) XXIX pada Selasa (12/6) dibuka oleh Wakil Presiden Boediono. Acara ini dihadiri oleh 305 peserta dari 75 negara. Dari Indonesia, hadir Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin, Gubernur Bali I Made Mangku Pastika, Kepala Badan Narkotika Nasional Goris Mere.

Dalam pembukaannya, Wakil Presiden menyatakan keberhasilan Indonesia dalam beberapa operasi pemberantasan narkoba, termasuk yang melibatkan kerjasama dengan beberapa negara dalam operasi gabungan.

Operasi gabungan yang dilakukan Indonesia bersama dengan China, Amerika Serikat dan Hongkong pada akhir Mei 2012 berhasil menyita 1,5 juta butir ekstasi asal China ke Jakarta.

“Dan bersamaan dengan itu tertangkap 10 orang anggota jaringan sindikat,” ujar Boediono seperti diberitakan Antara.

Menurut Boediono, kejahatan narkotika yang melibatkan banyak orang dari berbagai negara melalui organisasi transnasional memerlukan kerjasama antar negara untuk menanganinya.

“Kerja sama lintas negara menjadi kata kunci dalam menghadapi berbagai bentuk kejahatan narkotika ini. Tidak ada satu negara pun, sendirian, dapat menangani masalah ini,” terangnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat dunia mewaspadai berkembangnya kerjasama kartel narkoba dengan kelompok teroris.

Boediono juga menegaskan dalam forum ini bahwa Indonesia bertekad bulat untuk memberantas kejahatan narkotika  dan berkomitmen untuk meningkatkan kerjasama dengan negara-negara lain dalam hal pemberantasan ini. (IH)