Berita Nasional Peristiwa

Bea Cukai Sukarno-Hatta Gagalkan Penyelundupan Heroin Senilai 1,1 Miliar

Bea Cukai

Jakarta  РPetugas Bea dan Cukai Soekarno-Hatta, Sabtu (28/5) pekan lalu berhasil menangkap Flory binti Sopikit (26), setelah berupaya menyelundupkan heroin yang dikemas dalam 71 butir kapsul senilai Rp 1,1 miliar.

Heroin seberat total 545 gram itu sebagian disembunyikan dalam saku kanan dan kiri celana pendek yang dilipat dan diikat, lalu dimasukkan dalam tas punggung warna hitam. Sisanya, sebanyak 20 butir, dikeluarkan dari dalam anus.

Flory datang dengan menumpang pesawat Air Asia AK-388 rute Kuala Lumpur-Jakarta.

Gatot Sugeng Wibowo, Kepala seksi penindakan dan penyidikan Bea Cukai Soekarno-Hatta, mengatakan Flory adalah lulusan akademi keperawatan dan saat ini masih menganggur.

“Tersangka membawa heroin dari Kuala Lumpur atas perintah seorang warga Nigeria berinisial A yang tinggal di Malaysia,” kata Gatot, Selasa (31/5).

Menurut Gatot, Flory sengaja diumpankan untuk menguji pengamanan di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu pekan lalu.

“Mereka anggap pengawasan di Bandara Soekarno-Hatta dan bandara di Indonesia lengah karena konsentrasi ke siaran langsung final Piala Champions Barcelona melawan Manchester United,” imbuh Gatot.

Seperti yang diberitakan Tempointeraktif.com, sebagai kurir Flory dijanjikan upah US$ 1.000 dan biaya untuk akomodasi sebesar US$ 300 lagi. Beruntung, perempuan beambut panjang itu sudah dicurigai Tim Customs Tactical Unit (CTU) Pabean Soekarno-Hatta.

Dari penangkapan di bandara, petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) mengembangkan lagi dengan menggiring Flory ke hotel tujuannya di Cikini, Jakarta Pusat. Di hotel itulah petugas menangkap seorang tersangka penerima paket dan mendapati 20 butir kapsul berisi heroin tambahan dari dalam anus Flory.(Tmp/Gen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *