Berita Nasional

Bawa Ribuan Ekstasi, Perempuan Warga Thai Ditangkap di Bali

Bea dan Cukai

Denpasar – Petugas Bea dan Cukai Ngurah Rai Bali menangkap Ueamduen Sophawat (24), perempuan warga negara Thailand, karena membawa ekstasi yang dibungkus kondom dan dimasukkan ke dalam perutnya.

Kepala Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai (KPPBC) Ngurah Rai, Made Wijaya di Denpasar, Senin (20/12) menjelaskan, Sophawat ditangkap beberapa waktu lalu setelah turun dari pesawat Thai Airways nomor penerbangan TG 431 dari Bangkok.

“Penangkapan dilakukan ketika petugas melihat gelagat mencurigakan saat Sophawat baru turun dari pesawat. Waktu itu terlihat gerak-geriknya ada yang aneh, terutama pada tubuhnya,” ujar Wijaya.

Petugas Bea Cukai kemudian menghampiri pelaku dan segera dilakukan pengecekan tubuh. Akhirnya diketahui bahwa yang bersangkutan memang membawa ekstasi di dalam perutnya. Pelaku diketahui membawa 1.280 butir ekstasi dan 2,94 gram jenis bubuk senilai Rp448 juta.

Untuk mengeluarkan barang haram itu, pelaku dibawa ke rumah sakit, namun prosesnya membutuhkan waktu sekitar tiga hari.

Kepada petugas, Sophawat mengaku bahwa barang itu milik Alex, asal Israel. Sophawat diperintah oleh Alex untuk membawa barang itu ke Bali dengan imbalan 500 Euro atau sekitar Rp6 juta.(Ant)