Berita Nasional Peristiwa

Batam, Pintu Masuk Penyelundupan Narkoba dari Malaysia

logo bea cukaiBatam – Sebanyak 13.490 butir ekstasi ditemukan petugas Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam pada seorang Anak Buah Kapal (ABK) di terminal Feri Internasional Batam Center, Selasa (22/6).

Tersangka berinisial DO adalah anak buah kapal (ABK) KM Sinar Bahari I yang berlayar dari Tanjung Pengelih, Malaysia, ke Batam.

Usaha penyelundupan terbongkar saat barang bawaan ABK terdeteksi alat sinar-X di terminal Feri Internasional Batam Center. Kasus ini menambah daftar panjang penyelundupan narkotika dan psikotropika dari Malaysia ke Indonesia.

seperti yang diberitakan KOMPAS Barang bukti berupa ekstasi ditemukan dalam kemasan detergen, ditaksir nilainya mencapai 2,1 miliar rupiah.

”Tersangka, barang bukti, dan barang bawaan lainnya sudah kami serahkan ke Poltabes (Kepolisian Kota Besar) Barelang untuk proses penyidikan lebih lanjut,” papar Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Tipe B Batam Septia Atma.

Sebelumnya, upaya penyelundupan shabu juga dilakukan seorang perempuan beinisial FC (40) yang masuk Batam dengan menggunakan kapal Pintas Samudera IX dari Pelabuhan Stulang Laut, Johor Baru, Malaysia.

FC tertangkap membawa koper berisi shabu seberat 3,5 kilogram, yang dibungkus dengan aluminium foil yang nilainya ditaksir sekitar 7 miliar rupiah.

Berdasarkan data Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Tipe B Batam, lima kasus usaha penyelundupan narkotik terungkap selama Februari hingga April 2010. Semuanya terjadi di terminal feri internasional Batam Center.(Kmp/IH)