Berita Nasional Peristiwa

Baru Bebas 3 Bulan, Warga Semarang Ditangkap Karena Edarkan Shabu

Methamphetamine

Semarang – Seorang mantan warga binaan kasus narkoba yang baru tiga bulan lalu bebas dari penjara, kembali ditangkap Satuan Narkoba Polrestabes Semarang karena diduga menjadi pengedar shabu.

Ketika ditangkap, tersangka ES (36) menyimpan barang bukti berupa shabu dibungkus dalam kantong plastik seberat 5 gram dan 10 gram yang tersimpan dalam mobilnya.

Tersangka ES ditangkap dan digeledah oleh polisi di kawasan Jagalan, Semarang pada Jumat (1/4). Dari penangkapan ini, polisi juga menyita uang tunai senilai Rp 131 juta, yang diduga hasil transaksi narkoba.

“Sebelumnya, ES pernah ditangkap karena mengedarkan shabu dan divonis 1,5 tahun penjara. Selama empat bulan terakhir, tersangka diduga menjadi bandar shabu besar di kota Semarang,” ujar Kompol Muhammad Najib, Kasat Narkoba Polrestabes Semarang pada media.

Najib menambahkan, polisi memantau ES sejak dia keluar dari penjara, karena diduga tersangka kembali mengedarkan shabu. Dari penangkapan ini, penggeledahan dilanjutkan ke rumah ES di Grand Marina Blok IX dan menemukan beberapa paket shabu.

“Total barang bukti sekitar 25 gram yang dipisah dalam kantong plastik kecil. Masing-masing berisi seberat 1 gram,” tambah Ngajib.

Saat ini, ES masih diperiksa di Mapolrestabes Semarang. Dalam pemeriksaan ES mengaku bahwa shabu ini dibelinya dari Jakarta dengan harga 800 ribu rupiah per gram dan kemudian dijual kembali dengan harga per gram 1,6 sampai 1,8 juta rupiah.(IH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *