Berita Nasional Hukum

Banding Warga Australia Dikabulkan Pengadilan Tinggi Denpasar

Pengadilan Tinggi Denpasar

Denpasar – Pengadilan Tinggi Denpasar mengabulkan permintaan banding Angus Mc Caskill (57), warga Australia yang divonis tujuh tahun penjara karena kasus narkoba jenis kokain seberat 3,58 gram.

“Putusan bandingnya itu turun pada Selasa (26/4) lalu, tapi baru saya terima hari ini,” ungkap Panitera Muda Pidana PN Denpasar, Gede Rantam, Kamis (28/4).

Dalam permohonan banding tersebut, akhirnya Angus hanya divonis satu tahun penjara dikurangi masa tahanan. Jika dihitung, diperkirakan dua bulan ke depan Angus dapat bebas dari hukuman.

Keputusan hasil banding itu menyatakan bahwa majelis hakim Pengadilan Tinggi Denpasar memutuskan terdakwa Angus terbukti melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika bagi dirinya sendiri.

Keputusan itu disahkan yakni dengan membatalkan putusan Pengadilan Negeri Denpasar dengan No. 953/Pid.sus/2010/Pn.Dps, tanggal 31 Januari 2011.

Keputusan majelis hakim Pengadilan Tinggi ini pun diperkuat oleh pengakuan terdakwa yang menjadi pecandu kokain sejak tahun 1996 dan keterangan yang diberikan Dr. Denny Thong, Sp.KJ yang membenarkan terdakwa sebagai pecandu narkoba.

Serta hasil laboratorium kriminalistik yang menyebutkan urine terdakwa positif mengandung kokain.

Seusai menerima pemberitahuan hasil banding terdakwa dari panitera PN Denpasar, jaksa akhirnya langsung menyatakan kasasi.

Sebelumnya, Angus Mc Caskill ditangkap di areal parkir Pepito Supermarket, Jalan Raya Kediri, Tuban, Kuta, pada 30 Juni 2010.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan lima bungkusan plastik, masing-masing berisi serbuk putih berupa kokain seberat 3,58 gram yang disimpan di dalam dompet terdakwa.

Kepada hakim ketika itu, Angus mengakui kokain tersebut dibelinya dari seseorang di dekat diskotek Keudeta, Kuta, dengan harga Rp8 juta.

Pria yang bekerja sebagai makelar bisnis itu mengaku mengkonsumsi kokain sejak 1996 dan terakhir menggunakan di Vila Bobo yang disewanya selama berlibur di Bali.

Atas perbuatannya itulah Angus divonis tujuh tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Denpasar pada Senin (31/1), dikurangi masa tahanan dan denda Rp800 juta, subsider empat bulan penjara.

Hukuman tersebut dijatuhkan sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Cok.Intan Merlani Dewie, S.H sebelumnya.

Saat itu, sidang putusan yang dipimpin majelis hakim Putu Suika menyatakan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah menyimpan narkotika golongan I, sebagaimana yang diatur dalam pasal 112 ayat 1 UU RI No. 35 tahun 2009, tentang Narkotika.(Ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *