Berita Berita Internasional Riset

Balita Konsumsi Obat Resep Orangtua, Kasus Keracunan Obat Meningkat

Obat Resep

Cincinnati – Anak-anak tanpa sengaja mengkonsumsi obat-obatan resep dokter yang ditemukan di rumah, akibatnya angka anak-anak yang dilarikan ke ruang gawat darurat rumah sakit karena keracunan obat meningkat, demikian fakta yang diungkap sebuah penelitian.

Antara 2001 dan 2008, ada peningkatan 36% angka anak-anak yang dirawat di rumah sakit karena keracunan obat resep dokter. Ada peningkatan 28% untuk jumlah anak usia balita yang dirawat di ruang gawat darurat karena tak sengaja mengkonsumsi obat-obatan resep dokter seperti pereda nyeri, obat penenang, termasuk obat tidur dan obat-obatan pelemas otot.

“Masalah keracunan obat pada anak kian memburuk, bukannya membaik,” ungkap peneliti Randall Bond, seorang dokter yang bekerja di ruang gawat darurat RS Anak Cincinnati, Cincinnati Children’s Hospital Medical Center.

Sementara mayoritas dari 544.000 kasus anak-anak keracunan obat yang tercatat dalam penelitian berhasil diselamatkan, ada 66 yang meninggal. Bond menyerukan agar dirancang sebuah prosedur yang mempersulit anak-anak menelan pil.

“Langkah-langkah pencegahan harus dilakukan orang tua dan pengasuh anak untuk menyimpan obat-obatan dalam kotak obat terkunci, tak terjangkau dari anak. Hal ini sangat krusial,” tegas Bond pada LiveScience.”Akan ada banyak keuntungan dengan mengubah desain kemasan obat.Seperti menyediakan alat pengatur laju keluarnya cairan pada obat-obatan cair”.

Kurangnya faktor pengamanan dalam menyimpan obat-obatan bukan satu-satunya faktor yang memicu peningkatan kasus keracunan obat. Peningkatan jumlah obat-obatan resep yang disimpan di rumah diantaranya pereda nyeri tingkat tinggi seperti oxycodone, morfin dan kodein, demikian juga obat jantung dan diabetes, makin kerap ditemukan. Dosis obat-obatan yang makin tinggi dalam sebuah pil atau tablet kian meningkatkan risiko konsumsi.

“Ketika anda menempatkan obat-obatan dalam ratusan rumah pasien, suatu saat anak-anak akan tanpa sengaja mengkonsumsinya,” demikian keterangan Eric Lavonas, seorang dokter dari Rocky Mountain Poison and Drug Center -Denver pada Reuters. “Untuk menghindari keracunan obat-obatan resep pada anak, kita harus merumuskan hal-hal tertentu untuk menjauhkan obat-obatan tersebut dari anak di rumah,” imbuhnya mengakhiri wawancara.(ibt/YS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *