Berita Internasional Berita Nasional Kegiatan

Bali, Pasar Potensial Perdagangan Narkotika Internasional

Nusa Dua – Kepala Bagian Hubungan Masyarakat BNN, Sumirat Dwiyanto mengatakan Pulau Bali merupakan pasar potensial perdagangan narkotika. Hal ini disebabkan karena Bali merupakan daerah tujuan wisata baik domestik maupun mancanegara.

“Banyak wisatawan berlibur pastinya juga menginginkan ‘hiburan’ lain seperti narkoba yang biasanya dilakukan di tempat-tempat hiburan atau di rumah-rumah khusus,” ujar Sumirat Dwiyanto, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN), seperti diberitakan Antara, Selasa (12/6).

Pernyataan ini disampaikan oleh Sumirat di acara International Drug Enforcement Conference (IDEC). Sumirat manambahkan bahwa angka kematian akibat narkotika di Indonesia mencapai 15 ribu orang setiap tahunnya.

Penyataan senada disampaikan oleh Benny J. Mamoto, Deputi Pemberantasan BNN. Benny mengatakan bahwa Bali menjadi salah satu target pasar gelap narkotika oleh sindikat internasional.

Menurut Benny, hasil penelitian yang dlakukan oleh BNN bersama dengan Pusat Kesehatan Universitas Indonesia menunjukkan bahwa peredaran narkoba pada tahun 2011 meningkat signifikan.

“Terutama di wilayah Jakarta, Bali dan Riau,” terangnya. (IH)