Berita Nasional

Akses Telepon dan Internet Perlancar Bisnis Narkoba di Lapas

Lembaga Pemasyarakatan

Palembang – Dalam sebuah acara seminar di Palembang, Ketua Umum Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat), Henry Yosodiningrat mengungkapkan bahwa Rumah Tahanan (Rutan) dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) masih menjadi salah satu tempat uang aman untuk megendalikan bisnis narkoba.

Menurut Henry, hal ini disebabkan karena warga binaan narkotika seringkali menjadi tahanan eksklusif dan seringkali mendapatkan keistimewaan diperbolehkan menggunakan telepon seluler dan mengakses internet di dalam penjara.

Seperti diberitakan AntaraSumut, Kamis (21/6), Henry mengatakan bahwa solusi untuk mengatasi masalah peredaran narkoba dari dalam Lapas adalah dengan menerapkan blank spot area atau pengacak sinyal telepon seluler serta internet.

Henry menyebutkan bahwa sulitnya mengatasi peredaran narkoba yang dikendalikan dari dalam Lapas disebabkan karena belum semua penjara di Indonesia menerapkan ketentuan blank spot area.

Ia menambahkan bahwa selama kawasan penjara masih terjangkau oleh sinyal telepon selular dan internet, maka peredaran narkoba dari dalam Lapas masih dapat dijalankan. (IH)