Berita Lembaga Berita Nasional Kebijakan Nasional

60 Persen Lapas di Kalsel Diisi Warga Binaan Kasus Narkotika

Lembaga Pemasyarakatan

Banjarmasin – Penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Teluk Dalam Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan melebihi kapasitas huni hingga enam kali lipat lebih dari yang seharusnya.

Kasubsi Legistrasi Lapas Teluk Dalam, Gusti Sentra Dharma, di Banjarmasin, Rabu, mengatakan ruangan Lapas yang seharusnya hanya dihuni 366 orang kini dihuni 2.023 orang sehingga para narapidana terpaksa berdesak-desakan di ruang tahanan.

Kamar tahanan ukuran kecil yang seharusnya hanya dihuni oleh 16 orang kini dihuni tidak kurang dari 25 orang, sedangkan khusus kamar perempuan yang seharusnya hanya diisi tujuh orang kini diisi 25 orang.

“Ruang tahanan Lapas Teluk Dalam memang sudah sangat penuh sehingga harus segera mendapatkan solusi yang tepat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan Budi Santoso Rakhman mengatakan untuk mengatasi hal tersebut, saat ini sedang dibangun Lapas baru antara lain yaitu di Tanjung Kabupaten Tabalong dan di Kabupaten Banjar.

Kedua rumah tahanan tersebut, tambah dia, diharapkan akan mampu menampung sebagian penghuni Lapas Teluk Dalam Banjarmasin.
“Saat ini rumah tahanan dengan kapasitas sekitar 300 orang tersebut sedang dalam proses pembangunan, semoga bisa segera diselesaikan,” katanya.

Menurut dia, kelebihan kapasitas baik di Lapas maupun di Rumah Tahanan terjadi hampir di seluruh Indonesia, sehingga saat ini perlu ditingkatkan langkah-langkah pencegahan terhadap aksi kejahatan di masyarakat.

Khusus di Kalsel, hampir 60 persen Napi tersangkut masalah narkoba, sedangkan sisanya adalah Napi tindak kejahatan dan kekerasan, korupsi, dan beberapa tindak kejahatan lainnya.(Ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *