Berita Lembaga Berita Nasional Data Kebijakan Nasional

50 Persen Isi Lapas Dihuni WBP Kasus Narkotika

Lapas
Lapas

Semarang – Semakin meningkatnya kasus penggunaan narkotika di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir dapat dilihat dari semakin meningkatnya jumlah tahanan dan warga binaan pada sebagian besar Lembaga Pemasyaratakatan (Lapas) di Indonesia.

“Jumlah tahanan dan warga binaan penghuni Lapas di seluruh Indonesia, didominasi oleh tahanan dan warga binaan kasus narkoba, ” ungkap Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana, Kamis (9/5).

Menurut Denny Indrayana, dari 50.751 orang tahanan, 24.568 diantaranya merupakan tahanan kasus narkotika. Sementara dari 106.933 orang warga binaan, 51.130 orang diantaranya merupakan warga binaan kasus narkotika.

“Lapas telah menjadi celah tempat beredarnya narkotika, selain itu juga tempat kos juga merupakan tempat yang paling nyaman untuk menggunakan narkotika, sehingga perlunya perhatian khusus atas kedua lokasi ini,” imbuh Denny Indrayana.

Denny Indrayana juga mengatakan bahwa sedikitnya ada empat juga pengguna narkoba di Indonesia, dengan omzet hingga triliunan rupiah.

Sementara, hasil penelitian BNN menyebutkan bahwa pada 2008 angka pengguna narkoba mencapai 3,3 juta pengguna atau 1,99%, dan hal ini mengalami peningkatan pada 2011 dengan jumlah total 3,8 juta pengguna atau 2,2%.

“Sekarang ini, Indonesia tidak sekedar menjadi tempat transit semata, melainkan juga sedah menjadi pasar narkoba sehingga menjadi surga bagi para pengedar dan pembeli,” papar Gun Gun Siswadi, Direktur Diseminasi Informasi, Badan Narkotika Nasional (BNN).(Gen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *