Berita Lembaga Berita Nasional HIV/AIDS

40 Persen Penasun Baru di Bali Terinfeksi HIV

HIV dan AIDS

Denpasar – Selama 2011 lalu, dari sekitar 300 pengguna napza suntik (penasun) baru di Bali, 40 persen diantaranya positif terinfeksi HIV. Angka yang cukup mengkhawatirkan ini merupakan hasil temuan dari zero survey yang dilakukan Yayasan Dua Hati, Bali bekerjasama dengan KPA setempat.

Jika dilihat dari angka, maka telah terjadi penurunan jumlah penasun baru, dari 800 orang penasun baru pada 2010 menjadi hanya 300 orang penasun pada 2011.

Menurut Direktur Eksekutif Yayasan Dua Hati Bali, Yusuf Pribadi, Kamis (26/1) menyatakan terjadinya penurunan jumlah penasun ini mungkin disebabkan oleh makin tertutupnya komunitas penasun ini dari jangkauan para relawan.

“Komunitas mereka (penasun) sangat tertutup, tidak bisa secepat kita mendapatkan data-datanya, tidak secepat membangun kepercayaan, tetapi membutuhkan strategi pendampingan yang terus menerus agar komunitas penasun ini dapat membuka diri,” papar Yusuf Pribadi kepada NapzaIndonesia.com

Yusuf Pribadi juga yakin masih banyak penasun yang belum terdeteksi, sebab selain kelompok mereka tertutup, jumlah relawan pendamping untuk menjangkau mereka di lapangan juga sangat terbatas.

Sementara, berdasarkan data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bali dari 5600 kasus HIV dan AIDS di Bali, 15 persen diantaranya tertular melalui penggunaan jarum suntik.(Mul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *