Berita Internasional Peristiwa

31 Narapidana Tewas Dalam Perkelahian di Penjara Altamira Meksiko

Meksiko

Ciudad Victoria – Sejumlah 31 orang tewas dan 13 orang lainnya terluka dalam perkelahian dengan menggunakan senjata tajam yang terjadi antara warga binaan atau narapidana di Penjara Narkotika daerah teluk Altamira, Tamaulipas, Meksiko Utara.

Demikian disampaikan pihak berwenang daerah setempat, dari Departemen Keselamatan Negara, dalam sebuah pernyataan di media. Narapidana di penjara tersebut terlibat perkelahian dengan menggunakan senjata berupa pisau lipat serbaguna, batu dan tongkat pemukul.

Perkelahian ini dimulai saat salah satu kelompok narapidana keluar dari blok tahanan mereka dan menyerang sekelompok narapidana yang berada di blok lain.

Media lokal melansir bahwa kelompok yang teribat perkelahian ini adalah anggota dari dua kartel narkoba terbesar di Meksiko, Gulf dan Zetas. Namun demikian, pihak yang berwenang belum memberikan pernyataan resmi terkait hal ini. Tamaulipas merupakan wilayah pertempuran berdarah dari kedua kartel tersebut.

Seorang sumber dari pihak berwenang di Tamaulipas yang tidak bersedia disebutkan namanya menyatakan, narapidana yang tewas dalam perkelahian ini adalah akibat dari luka tusuk pisau serbaguna.

“Sebagian lainnya meninggal karena pukulan batu dan tongkat pemukul pada saat perkelahian berlangsung,” ujarnya pada Kamis (5/1) waktu setempat.

Perkelahian ini berhasil diredam oleh tentara dan marinir yang kini bertugas menjaga keamanan di wilayah Tamaulipas. Departemen Keselamatan Negara menyatakan bahwa 22 narapidana yang tewas, dipenjara atas kasus kriminal, sedangkan sembilan lainnya atas kasus pelanggaran federal.

Pelabuhan di Altamira daerah selatan Tamaulipas berbatasan dengan wilayah Veracruz, sebuah daerah yang mengalami peningkatan kasus kekerasan terkait narkoba. Sebuah sumber menyatakan bahwa pelabuhan ini digunakan sebagai jalur masuk perdagangan kokain dan prekursor kimia untuk memproduksi shabu, ke wilayah Meksiko.

Sebelumnya, 2010 lalu, empat narapidana di penjara Altamira ini juga meninggal ketika kelompok bersenjata menyerbu penjara pada saat terjadi pemindahan 11 narapidana. Ketika ditanya apakah penyerbuan ini ada kaitannya dengan upaya membebaskan tahanan tersebut, pihak berwenang yang tidak bersedia disebutkan namanya ini tidak menjawab dengan pasti.

“Penyerbuan kelompok bersenjata sering terjadi di penjara-penjara Meksiko,” ungkapnya. (IH)