Berita Internasional

17 Tewas Dalam Beberapa Serangan Mematikan di Ciudad Juarez

Ciudad Juarez – Pejabat keamanan Meksiko, Minggu (6/1) mengumumkan sekitar 17 orang tewas dalam kekerasan terkait perdagangan ilegal narkoba di Meksiko utara akhir pekan ini.

Sembilan diantara para korban ini merupakan warga Ciudad Juarez, sebuah kota yang berbatasan langsung dengan negara bagian New Mexico, Amerika Serikat.

Menurut jaksa penuntut umum negara bagian Chihuahua, sejumlah pria bersenjata melepaskan tembakan pada Sabtu (5/1) dan menewaskan tiga pelajar muda di sebuah tempat penjualan mobil bekas di Ciudad Juarez.

Di lokasi terpisah, seorang remaja, satu wanita dan pria berusia 40 tahun juga meninggal dalam serangan lainnya, ketika pria tidak dikenal menembak mereka.

Sementara insiden lainnya di sebuah garasi menyebabkan tiga orang lain tewas, termasuk seorang yang masih berusia 13 tahun.

Tiga pembunuhan lainnya terjadi di Ciudad Juarez, yang memiliki populasi 1,3 juta jiwa dan mencatat 2.900 kasus pembunuhan tahun lalu. Lima orang juga terbunuh pada tengah malam di wilayah lain di negara bagian Chihuahua, menurut pernyataan resmi itu.

Negara bagian utara Meksiko itu merupakan salah satu yang terparah dilanda perang berdarah antara kartel obat bius, dengan jumlah korban lebih dari 34.200 jiwa sejak Desember 2006, saat Presiden Felipe Calderon mengumumkan peperangan nasional terhadap jaringan obat bius yang gagal membendung gelombang kekerasan.(Ant)