Berita Lembaga Berita Nasional Hukum

11 Anggota Satuan Narkoba Polres Sleman Diadukan Ke Propam

Div. Propam Polda DIY

Sleman – Kelompok Advokasi Kebijakan NAPZA – PERFORMA, pada Jumat (13/1) mendatangi Divisi Propam Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) untuk melaporkan dugaan pelanggaran prosedur penangkapan tiga pengguna NAPZA asal Semarang yang dilakukan oleh Satuan Narkoba Polres Sleman Agustus 2011 lalu.

“Kami mewakili tiga anggota PERFORMA yaitu AM (30), AA (26) dan DR (28), melaporkan dugaan tindak kekerasan dan penangkapan tak sesuai prosedur yang dilakukan aparat Polres Sleman,” ujar Koordinator PERFORMA, Yvonne Sibuea  kepada NapzaIndonesia.com.

Laporan ini dilakukan atas catatan kronologis penangkapan yang ditulis oleh korban AA dan DR, yang menyebutkan adanya tindak kekerasan yang dialami oleh AM, MN dan DN saat proses penangkapan pada 16 Agustus 2011 dan selama masa pemeriksaan di Polres Sleman.

Saat ini, ketiganya tengah menjalani vonis pemenjaraan yang dijatuhkan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sleman  10 Januari 2012 lalu. AM dan DN dijatuhi vonis pidana tujuh bulan, sedangkan MN yang terbukti memiliki 0,6 gram ganja dijatuhi vonis pidana empat tahun.

Dalam proses pelaporan PERFORMA ke Propam Polda DIY, Yvonne sebagai saksi pelapor dimintai keterangan oleh tiga petugas Divisi Propam DIY selama hampir tiga jam. “Pertanyaan yang diajukan seputar proses penangkapan dan tujuan kami melapor. Pihak Propam masih akan memeriksa berkas-berkas dalam waktu 90 hari kedepan,” imbuh Yvonne.

Pada berkas pelaporan ini, PERFORMA melaporkan 11 orang anggota Satuan Narkoba Polres Sleman yang sesuai Berita Acara Pemeriksaan (BAP) milik AM, AA dan DR, bertugas sebagai penyidik dan penyidik pembantu dalam kasus tersebut. (IH)